Penerbit Brill: “Studia Islamika Sudah Dikelola dengan Baik”

Leiden, PPIM – Setelah bertemu dan belajar dengan tiga pengelola jurnal internasional di Paris, Prancis, Tim Penyunting Studia Islamika melanjutkan kunjungan belajarnya ke kota Leiden, Belanda. Di kota kecil tersebut, Studia Islamika mengunjungi penerbit ternama dunia, yaitu Brill, untuk belajar lebih dalam mengenai pengelolaan dan penerbitan jurnal internasional.


Pada kunjungan ke Brill, Selasa (15/12), tim yang diwakili oleh Dr. Ayang Utriza Yakin dan Muhammad Nida’ Fadlan, M.Hum disambut oleh Managing Editor Joed Elich dan Acquisition Editor Nicolette van der Hoek. “Brill adalah perusahaan yang menerbitkan buku-buku akademik. Selain buku, Brill juga turut berperan aktif dalam membantu para pengelola jurnal untuk menerbitkan serta memasarkan produk-produknya”, ungkap Joed untuk memulai pembicaraan dengan Studia Islamika.

Sebagai perusahaan penerbitan yang telah ada sejak tiga abad yang lalu, Brill telah menerbitkan lebih dari 300 jurnal dalam berbagai bidang keilmuan, terutama ilmu sosial dan humaniora. Brill memiliki kriteria tersendiri untuk menentukan jurnal-jurnal yang akan ditawari kerjasama penerbitannya. Dari sini, Studia Islamika belajar banyak tentang sistem penerbitan jurnal yang dikelola oleh Brill.

“Penjagaan kualitas artikel-artikel jurnal ada di tangan para penyuntingnya. Oleh karena itu, kami akan memilih jurnal-jurnal yang memiliki sistem pengelolaan yang baik dan bermutu untuk kami terbitkan”, ungkap Joed yang pernah mengunjungi PPIM pada 2014 lalu. Di antara jurnal yang diterbitkan Brill adalah Arabica, Islamic Law and Society, Die Welt Des Islam, Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde, dan Studia Islamica.

Pada pembahasan yang lain, Nicolette turut menambahkan bahwa indeksasi memberikan peranan penting dalam hal melihat mutu sebuah jurnal. Ia memberikan contoh bahwa ketika sebuah jurnal telah terindeks dalam Scopus itu menandakan bahwa jurnal tersebut memiliki mutu pengelolaan dan artikel-artikel yang sangat bermutu. “Seperti halnya Studia Islamika yang telah terindeks Scopus. Ini menandakan bahwa jurnal ini sudah dikelola dengan sangat baik”, tutur Nicolette memuji capaian Studia Islamika. [MNF]